Seluruh
wanita Indonesia pasti mengenal tokoh perempuan yang satu ini. Ya, ialah
pelopor emansipasi
wanita; Raden Ajeng Kartini. Berkat perjuaan beliaulah, derajat perempuan Indoneia menjadi setara dengan kaum laki-laki. Dan berkat dia juga, banyak perempuan Indonesia yang menekuni berbagai macam profesi, bahkan profesi berat sekalipun. Contohnya seperti supir bus malam atau polisi wanita.
wanita; Raden Ajeng Kartini. Berkat perjuaan beliaulah, derajat perempuan Indoneia menjadi setara dengan kaum laki-laki. Dan berkat dia juga, banyak perempuan Indonesia yang menekuni berbagai macam profesi, bahkan profesi berat sekalipun. Contohnya seperti supir bus malam atau polisi wanita.
Raden Ajeng Kartini, lahir di
Jepara dan memiliki darah bangsawan. Sejak umur 12 tahun ia terkurung di
rumahnya dan tidak boleh keluar melihat
dunia luar sesuai istiadat saat itu. Selama itu ia mendambakan hidup bebas
seperti perempuan Eropa. Saat ia dewasa, ia menuangkn keinginan lewat
surat-menyurat dengan sahabatnya, yang merupakan wanita Belanda. Surat-surat
itu nanti akan dibukukan menjadi buku “Sehabis Gelap, Terbitlah Terang”
Perjuangannya
dengan mengajar wanita-wanita Indonesia kini berhasil. Seluruh rakyat
Indonesiamengenangnya sebagai pahlawan nasiolnal. Kartini wafat pada 17
September di Rembang, Jawa Tengah. Berkat perjuangannya sebagai pelopor
emansipasi wanita, presiden Soekarno menetapkan hari ulang tahun Kartini (21
April) sebagai Hari Kartini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar